Share dulu ya sob
Facebook
Google+
Twitter
ilustrasi (Foto: Dok. Okezone) JAKARTA - Salah satu kriteria partai politik dalam menentukan calon wakil presiden (cawapres) saat Pilpres 2014 mendatang sebaiknya mempertimbangkan kekuatan riil di parlemen. Artinya, seorang cawapres juga perlu memiliki kekuatan politik di parlemen Senayan.
"Setelah reformasi ini banyak kebijakan pemerintah yang harus mendapat suatu legitimasi kekuatan proses politik di DPR, terutama pada bidang penganggaran dan legislasi," kata Direktur Emrus Corner, Emrus Sihombing, dalam sebuah diskusi di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2014).
Karena itu kata dia seorang cawapres harus mendapat dukungan mayoritas suara di parlemen dan memiliki kredibilitas di anggota DPR lainnya.
"Cawapres juga harus memiliki keterampilan komunikasi politik yang mumpuni. Karena, kredibilitas cawapres itu tak bisa muncul secara tiba-tiba. Tetapi terbentuk secara alami melalui suatu proses perjalanan karier di bidang politik yang sangat panjang," bebernya.
Ia menyebut tokoh muda yang ada di parlemen dan patut dipertimbangkan sebagai cawapres berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Emrus Corner yaitu Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso.
"Priyo mampu melakukan komunikasi politik lintas suku dan agama yang bagus. Dia pun memiliki kredibilitas luar biasa dalam menghimpun kekuatan politik di parlemen, menduduki posisi pimpinan puncak di parlemen," terangnya.
Priyo kata dia juga berpotensi besar menjadi Ketua Umum Partai Golkar. "Ketokohan tersebut ada pada sosok salah satu kader Partai Golkar, yakni Priyo Budi Santoso," pungkasnya. (put)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.