Share dulu ya sob
Facebook
Google+
Twitter
Ilustrasi JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Daniel Zuchron, menilai banyak yang harus dievaluasi dari proses penetapan penghitungan suara nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pasalnya, baik dari KPU provinsi dan KPU pusat, keduanya tidak memiliki manajemen administrasi dan manajemen data yang baik dalam mengumpulkan hasil penghitungan suara diberbagai daerah.
"Pertama, masalah konsistensi data, kemudian soal perubahan-perubahan data yang dibawa tidak sesuai dengan yang ada di lapangan," kata Daniel di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (9/5/2014).
Selain itu, lanjut Daniel, seharusnya masalah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di tingkat bawah seperti di tingkat kecamatan dan kelurahan sudah tidak muncul ditingkat rekapitulasi nasional.
"Harusnya masalah di tingjat bawah tidak muncul ditingkat atas. Seharusnya masalah dibawah sudah diselesaikan terlebih dahulu," ujarnya.
Lebih lanjut, Daniel berharap masalah manajemen seperti ini tidak terulang lagi pada pemilu selanjutnya.
"Manajemen data harus diperbaiki. Beberapa keberatan juga tidak disampaikan secara formal melalui BAP, hanya secara oral," tukasnya. (ahm)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.