Share dulu ya sob
Facebook
Google+
Twitter
Foto: Dok. Okezone JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo, disambangi Staf Ahli Bidang Politik Kedutaan Besar Jepang, Shintani Naoyuki.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya menghabiskan waktu sekitar 60 menit berbincang dan berdiskusi mengenai kondisi dan dinamika politik Indonesia pasca Pemilu Legislatif 2014 dan menjelang Pemilu Presiden 2014.
"Saya sampaikan bahwa di luar dugaan, hasil hitung cepat dan exit poll yang dilakukan beberapa lembaga survei pascapemilu Legislatif lalu mengharuskan bahkan partai dengan perolehan suara terbanyak pun untuk berkoalisi untuk bisa mengusung seorang calon Presiden. Hasil ini tidak seperti yang diramalkan lembaga-lembaga survei tersebut," kata Pramono, dalam siaran persnya, Senin (5/5/2014).
Pramono membeberkan beberapa kemungkinan sikap yang Partai Demokrat, ke depan. "Tiga opsi yang mungkin kami sebagai partai bisa lakukan adalah, Partai Demokrat bisa berkoalisi dengan salah satu dari tiga partai dengan perolehan suara terbesar hasil hitung cepat, harus menerima kondisi tidak bisa mencalonkan Presiden," terangnya.
Kedua, lanjutnya, Partai Demokrat bisa berinisiatif membentuk poros koalisi sendiri bersama dengan partai lain dengan perolehan suara hasil hitung cepat lebih kecil, mengusung calon Presiden sendiri. "Ketiga jika menang melalui opsi satu dan dua, terlibat aktif dalam Pemerintahan, dan jika kalah mengambil posisi oposisi," jelasnya.
Dia juga menghimbau Pemerintah Jepang untuk bersabar dan terus mengikuti dinamika politik yang terjadi hingga satu sampai dua minggu ke depan.
Dalam kesempatan ini, Naoyuki mengakui bahwa pihaknya ingin mendapatkan informasi mengenai peta koalisi yang mungkin terjadi.
"Jepang adalah negara sahabat Indonesia sejak lama, Pemerintah Jepang ingin mengetahui lebih dalam kemungkinan-kemungkinan yang terjadi sebagai referensi akan hubungan bilateral Jepang-Indonesia di masa depan," jelas Naoyuki.
(hol)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.