Share dulu ya sob
Facebook
Google+
Twitter
JAKARTA - Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti menilai pasangan koalisi Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie merupakan pasangan yang cacat hukum. Hal ini berbahaya bagi penegakan hak asasi manusia.
"Kami melihat kalau dari kacamata HAM, pencapresan Prabowo dan Ical itu sangat tidak layak. Keduanya sangat tidak bermoral dan cacat hukum, dan ini berbahaya bagi penegakan HAM," kata Poengky di kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (7/5/2014).
Menurut Poengky, adanya nama Prabowo dan Ical sebagai capres merupakan kemunduran bagi penegakan HAM. Karena keduanya dinilai akan menjerumuskan Indonesia ke masa orde baru.
"Untuk itu, kita berharap Komnas HAM memberikan informasi kepada KPU untuk menolak pencalonan Prabowo dan Ical. Ini tugas Komnas HAM untuk memberikan rekomendasi seperti itu," kata Poengky.
Menurut Poengky, jika Prabowo dan Ical tetap dijadikan sebagai capres maka dunia akan tertawa. Karena di mata dunia, kedua tokoh tersebut sudah masuk dalam daftar orang-orang yang melakukan pelanggaran HAM.
"Kami sebagai masyarakat sipil kami tidak akan memilih pemimpin yang melakukan pelanggaran HAM. Kami sangat malu, karena negara-negara lain pasti akan menertawakan kami," kata Poengky.
(crl)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.